Skip to content.

August 25, 2012 | Tokyo

Tokyo Tower & Tea Ceremony

Let's 'climb' to the top of Tokyo Tower

Ikut paket One Day Tour dari Sunrise Tour ini, kita dijemput di hotel. Tapi hotel2nya ga semua hotel. Berhubung hotel saya jauh, jadi saya harus ke hotel Imperial Plaza dulu di Ginza. Baru mereka jemput disitu.

View sebagian kota Tokyo

Our first stop was Tokyo Tower. Mirip2 laah sama Eiffel, cuman ga pake ngantri.

Tokyo Tower

Apakah seru? Hhmmmm to be honest sih biasa aja menurut gue.

Gate Happo En garden untuk melihat Tea Ceremony

Sekali kita udah ke Eiffel Tower or even Monas deh ya, tower2 lain yaaa biasa aja sih. Liatnya yaaa kota2 juga.

Dan si tower ini juga ga tinggi2 amat.

si Ibu cantik yang memang tea expert.

Anyway, dari si tower kita ke Happo En, tempat lihat tea ceremony.

Tea ceremony ini ada di dalam garden yang indah. Saya berasa kayak dalam lokasi film Memoirs of Geisha.

Disitu kita melihat cara membikin teh Jepang alias Green Tea alias Macha.

That's how we supposed to drink Japanese Tea alias Green Tea alias Macha.

Jadi, ada ibu2 gitu yang kerjaannya menjamu bikin teh. Si Ibu yang udah tua tapi masih cantik dan kulitnya masih bagusss bgt itu, udah pengen jadi mbak2 pembuat teh Jepang sejak umur 14 tahun! Damn..

My favorite spot at the garden :p

Utk menjadi tea expert, ada aturannya cuuyy.. Dia harus ikut kuliahnya dulu selama 5 tahun, baru bisa jadi kayak profesornya gitu deh.

Was it worth to watch the tea ceremony? I didn’t think so.. Mungkin karena saya orang Asia juga kali ye, jadi melihat si ibu ngaduk2 teh, dll, dll.. ga inspiring buat gue. Macam kita suruh si mbak di rumah aja ngaduk teh cuman ini lebih trampil dan cantik gitu jari jemarinya.

Masing2 dapat kipas di bis, karena udara panaaaasss banget ga ada angin!

Trus kita disuguhin tehnya. Untuk minum teh ini ada juga aturannya bowk.. (capek deehh minum aja harus pake aturan). Anyway, kita minum dari kayak bowl kecil gitu yang ada gambarnya. Nah, si gambar ini ga boleh ngadep ke kita, si gambar harus kita puter keluar sehingga menghadap luar. Karena kita ga boleh meletakkan bibir di bagian yang ada gambarnya. Got it?

Anyway, yang paling saya seneng dari tempat ini sih cuman gardennya doang. Karena bisa foto2 :)

Aneka bonsai in the garden

Untuk hari tur ini, saya pilih pakai tank top, dengan luaran kimono hitam. Asli sebenernya si kimono bisa bikin kita pengen teriak karena udara panaaass banget. Tapi karena keluar masuk bis ber-AC, jadi boleh laahh saya masih merasa nyaman.

Saya padankan dengan rok lebar dari Marni yang bermotif, serta sepatu sendal dari Marni juga yang enak dan kokoh untuk berjalan kaki even di bebatuan. Sebagai ‘obi’, saya sematkan belt sporty dari Hermes. I love this belt, it’s an investment belt. Karena bisa distyling untuk busana apa saja.

Cantik kaan gardennya.

Untuk traveling di udara panas seperti ini, pilih juga rok dan sepatu sendal yang nyaman untuk dipakai. Pelajari dulu sebelum tur mulai, kemana kita akan diajak. Baru pilih bajunya biar ga saltum.

Cheerrsss!

 

Share Our Post

  • Delicious
  • Digg
  • Newsvine
  • RSS
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Twitter

Related Posts

Comments

There are no comments on this entry.

Add a Comment