Skip to content.

The Style Traveler

Rok hitam maxi ini penting loh untuk dibawa liburan Spring/Summer. Nyaman yet chic.

Selama hidup di dunia yang indah ini, minat saya adalah seputar dunia fashion, beauty, jurnalistik, food, musical, interior dan..traveling. Traveling ini dalam kamus Inggris Amerika, L nya satu. Tapi kalau kamus Ingris British, L nya dua. I’m using the American one.

Sejak tahun 1986, saya sudah mengunjungi kota-kota di belahan dunia sana.Thanks to my lovely Mom yang kayaknya sakit kepala kalo gak ke luar Jakarta minimum setahun sekali heheheh..

Saya inget waktu itu SD kelas 4 dan perjalanan pertama saya dan adik saya ke luar negeri adalah…Umroh! Waktu itu alasan Mama adalah “kalian kan sekolah di Al-Azhar dan ada pelajaran tentang Umroh, jadi biar dapet nilainya bagus, harus menjiwai apa itu Umroh”.. Abis Umroh kita keliling Eropa. Dan sejak saat itu, mata saya terbuka akan aneka budaya yang ada di wilayah lain selain Indonesia. Dan sejak itu pula hingga kini, total saya sudah Umroh, sebanyak 8 kali! Alhamdulillah..

Biasanya, kami berempat (saya, my brother, Papa dan Mama) traveling sekalian kalo papa lagi ada meeting. Dan habis Papa selesai meeting, kita suka extend ke kota-kota lain. Tapi ada juga traveling yang emang sengaja Mama atur, kalaupun Papa ga ada meeting.

Jadi turis domestik juga sering dilakukan. Saya sudah pernah ke Medan, Padang, Bukittinggi, Bandung (if it counted :p), Yogyakarta, Solo, Semarang, Surabaya, Makassar, Manado, Bali, Lombok, Tana Toraja.

Not much memang, oleh sebab itu saya pengen lagi traveling ke seluruh Indonesia, in the future.

Selain melakukan perjalanan bersama keluarga, saya mulai melakukan perjalanan sendiri sejak kuliah. My parents udah percaya kayaknya kalo kuliah saya bisa bepergian sendirian :p. Hal ini dimulai dengan saya boleh ikut Summer School sekitar 2 bulanan. Atau, dengan menitipkan saya di rumah tante di Amerika.

Ditambah, saya sempat menjadi salah satu pemenang None Jakarta di DKI tahun 1996. Nah selama setahun hingga 1997, saya pun bersama Dinas Pariwisata Jakarta dikirim jadi young ambassador (istilah mereka) untuk promosi Jakarta ke luar negeri. Saat itu saya dikirim ke Eropa, Afrika dan Singapura. Not to mention Ambon, Malang dan Surabaya.

Setelah akhirnya lulus kuliah, dari Atma Jaya Jakarta jurusan Psikologi, saya bekerja sebagai wartawan media elektronik, sebelum 7 tahun belakangan ini bekerja di majalah femina dengan jabatan terakhir sebagai Executive Fashion & Beauty Editor. Saya resign sejak September 2011. Nah, pekerjaan saya dulu itu otomatis juga membawa saya bepergian. Liputan ke dalam maupun luar negeri.

Saya juga sempat sekolah ambil kursus Fashion Styling di Fashion Institute of Technology, di New York City. Selama setahun disana, saya pun melakukan perjalanan ke beberapa kota di USA.

Traveling ini masih berlangsung hingga sekarang saya berusia 36 tahun (saat website ini dibikin tahun 2011), dan menikah di tahun 2009. Setelah resign sebagai fashion editor, saya bekerja sebagai Style Consultant untuk individu maupun perusahaan dengan memberikan workshop mengenai busana. Hal ini membuat saya juga bepergian ke luar Jakarta.

Kebetulan suami saya juga suka traveling. Dan pekerjaannya pun sering memerlukan dia untuk meeting di luar negeri sehingga saya suka ikut nebeng trus extend :p (exactly what my Mom did when I was in SD, kan? hahaha)

Bentuk traveling saya bermacam-macam kelasnya. Selain naik pesawat ke tempat tujuan, disana biasanya juga naik kereta, bus atau sewa mobil. Pesawat pun naik kelas ekonomi. Kecuali beberapa tahun terakhir saya suka duduk di business class (thanks to my brother yg skrg jadi pilot salah satu airlines terkemuka di dunia sehingga saya bisa dapet diskon…yiihha). Tapi kira2 kapan ya bisa duduk first class? hi hi..

Berbagai macam airlines juga udah pernah saya cobai, termasuk Sabena, pesawat asal mana ya saya juga lupa, yang sekarang udah bangkrut. Budget airlines juga udah pernah nyoba, meski sekarang agak mikir juga karena udah semakin tua dan kayaknya pengennya yang agak nyaman dikit duduknya apalagi kalo lama di perjalanan.

 

BUSANA YANG CAMERA FRIENDLY

Nah, satu hal yang menjadi perhatian saya sejak SD itu setiap kita mau travel adalah, packing. Pakai baju apa ya? What to wear di London pastinya beda sama pakai baju kalau kita di Jeddah. Wkt kecil saya juga udah sadar things like “sweater yang Mama masukin koper ini motifnya stripes dan warnanya bagus ya”..

Tapi, FYI, saya bukan madam yang meski traveling pun menjinjing tas tote dan sepatu hak tinggi.

Gaya saya saat traveling, sama seperti sehari-hari di Jakarta. Harus enak dilihat (both mata sendiri dan mata orang lain), dan yang terpenting nyaman. Serta, harus menjadi diri sendiri.

Maksudnya mata orang lain adalah, bukan berarti kita bergaya karena orang lain atau atas suruhan orang lain. Kita harus bergaya karena kepuasan sendiri. Demi diri sendiri. Namun di sisi lain, saya sangat percaya dengan first impression. Jadi, meskipun di pesawat kita juga harus tampil enak dilihat. Who knows teman duduk seperjalanan seperti apa, kan? Kalau teman seperjalanan Anda, tiba-tiba seorang talent scout, bisa saja Anda diajak main film atau jadi modelnya (i know this is such a shallow example, but still..). Atau, kalau Anda single, siapa tau Anda bertemu jodoh yang duduk di sebelah Anda di pesawat atau pas lagi di airport. :p Dan itu semua judulnya perlu penampilan yang menarik, bukan?

Satu lagi prinsip saya saat traveling adalah, bawa baju yang camera friendly! hahahaha..

Sebab, saya sangat percaya bahwa foto2 yang kita ambil itu merupakan memorabilia yang tak akan terlupakan seumur hidup. Oleh sebab itu, kita harus mengenakan pakaian yang decent, sehingga hasil fotonya juga bagus.

Menurut pengalaman, foto saya jadi super keren kalo baju yg saya pakai saat itu juga outstanding. Kan bagus kalau misalnya foto di depan Istana Buckingham trus kita pakai trench coat ala Burberry yang sangat Inggris itu? Jadi antara background pemandangan dan busana yang kita pakai ada satu kesatuannya.

Yaa ga perlu terlalu lebai siih kayak pake gaun panjang or apa gitu di tiap foto, tapi at least memang saya selalu mengusahakan agar berpenampilan tetap menarik supaya hasil fotonya bagus.

Sekali lagi, semoga web saya ini bisa menjadi sedikit inspirasi kalau ada yang bingung2 packing baju apa atau mau tau kota-kota di Negara lain tuh seperti apa. Nah, kalau ada pertanyaan atau apapun, silahkan hubungi saya di thestyletravelista@yahoo.com. :)

Happy Travel!