Skip to content.

June 5, 2012 | Paris

St. Ouen Flea Market

Hujan bukan halangan untuk tidak ke flea market

For me, flea market is my sanctuary. Ntah karena saya berjiwa abu tua atau karena saya dipanggil oma diantara teman2, tapi memang ntah kenapa saya itu cinta banget sama yang namanya flea market.

Setiap traveling, saya usahakan untuk mampir ke flea market yang ada di kota tersebut.

Begitupula yang ada di Paris.

Train berhenti di stasiun Porte de Clignancourt

Tahun lalu saya ke flea market ini, yang bernama St. Ouen di area Porte de Clignancourt dan jatuh cinta. Nah kali ini saya sempatkan juga untuk kesitu di hari Minggu pagi.

Pagi itu udara jelek. Hujan dan dingin. Saya pakai celana jins, cropped jaket (biar mudah dilepas kalau mau nyoba2 baju) dan scarf, serta payung tentunya.

Saya pakai sepatu broques yang baru (meski agak mau nangis dikit krn kulitnya jadi terkena titik2 hujan), karena memang niat ga mau nyari sepatu disitu. Saya hanya mau nyari perhiasan antik, poster2 tua dan hal2 lucu lain.

St. Ouen flea market ini hanya buka di hari Sabtu dan Minggu. Oleh sebab itu, bila Anda penasaran ingin kesana, jatuhkan pilihan hari untuk berada di Paris juga saat weekend. Very worth to visit. Seru banget!

Di area yang luasnya 7 hektar itu, merupakan flea market terbesar di seluruh dunia.

Aneka wallpaper lucu juga ada.

Sebelum berkunjung kesana, sebaiknya Anda cari tahu dulu map/peta nya. Barang2 seperti apa yang ingin Anda cari dan beli.

Sebab, bila kita keluar dari stasiun kereta, tidak langsung ke area bagusnya. Kita berhadapan dulu dengan jejeran pedagang yang menjual aneka busana dan sepatu tapi kualitasnya bukan yang terbaik. Model2nya juga ala produk di ITC atau Mangga Dua. Orang bisa tertipu kalau berpikir bahwa area itu yang intinya. Meskipun ada juga yang jualan souvenir2 Paris dengan harga yang lebih murah daripada di tempat lain.

Teko2 vintage

Dari area itu kita harus jalan kaki lagi, teruuuss aja (di jalanan Rue Des Rosiers) sampai di sebelah kiri kayak ada gerbang tulisannya Marché Vernaison, di 99 rue des Rosiers.

Di Vernaison ini seruuuu sekali. Anda akan menemukan aneka pernak pernik mulai dari furnitur, aneka lampu, poster, tekstil, painting, antique toys, dll, dll..

Selain saya napak tilas ke tempat perhiasan vintage yang tahun lalu saya datangi, saya menemukan beberapa toko lain, yaitu toko vintage couture. Di deket pintu gerbang ada toko vintage couture yang menjual aneka busana, perhiasan, sepatu dan tas, dari Chanel, Louis Vuitton, Hermes, YSL. Love..love..love.. tapiii salesnya sungguh arrogant! They got attitude. But I still love the place.

Piring2 bermotif khas Prancis

Di toko yang sama tahun lalu saya beli belt vintage Balmain, saya menemukan dress Balenciaga, blus YSL, dan ada juga trench coat Nina Ricci. Semuanya harga super miring. Sepertinya toko ini akan menjadi langganan saya in the future. :)

Fokuss...

Saya pelajari juga di beberapa toko vintage couture disitu, tas Kelly Hermes tahun 60an dijual seharga kalau di kurs..20 juta Rupiah.

Marche Vernaison hanya merupakan satu area saja lho, masih banyak lagi yang harus dikunjungi, yaitu Marche Antica, Marche Biron dan Marche Combo. Serta deretan Marche lain yang di sebrangnya. Semuanya dengan ciri khas jualannya masing2.

Sesak napas lihat aneka vintage couture jewelries dari YSL, Chanel, Lacroix hingga Schiaparelli.

Di luar gerbang Marche Vernaison, ada cafe kecil gitu menjual daging kambing, ayam dan sapi. Yang jual orang Aljazair (I’m pretty sure) dan muslim. Jadi kalau mau makanan halal, bisa mampir kesitu :)

Tips untuk belanja di flea market:

1. Take your time. Harus pelaaann pelan. Ga bisa terburu2. Harus dari pagi hingga sore kalau mau mencakup semua tempat.

2. Bawa cash meskipun sebagian toko sudah bisa menerima credit card.

3. Biasanya, para seller hanya akan kasih kantong plastik untuk menaruh barang yang kita beli. Oleh sebab itu, kalau memang mau belanja banyak, bawa tas lipet yang bisa dimasukin ke tas selempang kita, lalu nanti dibuka pas disana sehingga semua belanjaan bisa ditaruh dalam satu tas itu.

4. Bargain. Kadang dikasih, kadang gak. Tapi harus tetep nyoba nawar. Tapi nawarnya ga bisa kayak di Shenzen Cina gitu lho yaaa..yang konon nawarnya seperdelapan dari harga yang ditawarkan. Remember this is Paris, jadi nawarnya juga harus pakai logika dengan elegan dan chic..

 

 

 

Share Our Post

  • Delicious
  • Digg
  • Newsvine
  • RSS
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Twitter

Related Posts

There are no related posts on this entry.

Comments

  1. Promosi Jubah says: August 16, 2013

    Seriusly saya mula rasa cemburu dengan blog awak … coz…
    memang cantik laa :)

  2. Explorer Guidebook says: May 29, 2014

    Udah cobain juga ke 2 flea market lainnya di Paris? Meski nggak sebesar St Ouen, tapi layak dicoba. Dan karena nggak terlalu luas bisa lebih santai mengelilinginya dan nggak perlu makan waktu seharian :D. Bisa dicek infonya di sini: http://explorerguidebook.blogspot.com/2013/07/Paris-best-popular-flea-market.html

    • thestyletravelista says: July 7, 2014

      Udah 1 lagi, tapi emang kecilan ya. Thanks atas infonya. XOXO

Add a Comment