Skip to content.

Perawatan Kulit Wajah setelah Traveling

Biasanya, setiap pulang traveling (baik di cuaca musim panas, terutama musim dingin), kulit wajah saya selalu mengalami keanehan.

Yaa ga aneh2 amat sih, tapi kondisi kulit jd kering, pecah2, jerawat, dll jadi satu deh pokoknya. Nyebelin banget.

Nah, perubahan kulit wajah ini sudah mulai biasanya setelah 5 hari di tempat tujuan.

Konsultasi di dokter

Kenapa saya sering mengalami hal ini? Karena saya memang nakal kalau liburan musim dingin atau spring/fall, kan dingin tuuh nah biasanya makin dingin udara, saya makin doyan berdiri deket sinar Matahari. Ya otomatis hal ini membuat kulit wajah jadi amburadul kondisinya.

Belum lagi karena udara dingin, kulit saya bisa jadi sangat kering jadi saya selalu oleskan pelembap sebanyak2nya sehingga pas balik ke Jakarta lagi langsung deh jerawatan. Bahkan biasanya disana juga udah lgs jerawatan.

Setelah ngobrol dengan teman saya, dokter kulit, Juliana Yu dari klinik House Of Herbal Skinovation, ternyata kulit saya ini mengalami proses sensitivity.

Dilihat dulu kondisi kulit setelah kembali ke Jakarta

Proses ini hanya sementara. Cara termudah untuk menanggulanginya adalah dengan cara didinginkan, dikarenakan oleh adjusting period. Jadi ga perlu takut. Ini hal normal.

Jadi, setelah balik ke Jakarta, Anda harus bertemu dokter kulit. Harus perawatan normalizing skin, judulnya. Alias, membalikan kulit dari cuaca ekstrim. Treatmentnya bermacam2 sesuai kondisi kulit.

Misal, kulit jadi kusam dan unevenskin, pilih treatment scripping/sisir  untuk di tempat2 yang ga stabil. Hasilnya bisa membalikan kondisi muka yang kusam.

 

 

Share Our Post

  • Delicious
  • Digg
  • Newsvine
  • RSS
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Twitter

Related Posts

Comments

  1. ayu says: October 11, 2015

    sekali treatment di skinovation berapa yah??
    mohon invonyaa

Add a Comment