Skip to content.

May 18, 2012 | Paris

Paris je t’aime. Louvre vs Musee d’ Orsay

Louvre

Hari ini merupakan hari ke3 saya di Paris dan sekarang pakai komputer di hotel yang keyboardnya amûuun susah banget pake icon prancis gitu beda ma komputer ala English biasa.

Louvre-The Pyramide

Saya tinggal di daerah 6th arrondisement yang mana merupakan daerah super lucu dan sangat Parisian local gitu. Di deket universitas Sorbonne.

Napoleon's Apartment

Saya sengaja pilih daerah ini karena emang pengen nyoba ga terlalu touristy. Meskipun jalan kaki ke Notre Dame juga bisa dan udah banyak turis, tapi di daerah saya cukup lokal.

Yang mau foto di depan Monalisa

Di belakang hotel saya, adalah Jardin du Luxembourg yang terkenal dan bagus sekali. Hotel saya juga diantara perbatasan daerah 5th yang super chic dan lucu juga.

Di daerah 5th dan 6th banyak cafe, brasserie, restoran seru dan enak yang sudah banyak diliput oleh media local dan asing.

Si mungil Monalisa vs my chubby face

Tadi pagi saya ke Louvre. Lalu lunch, seperti tahun lalu juga, di Le Cafe Marly di bagian dari Louvre juga. Lucu banget tempatnya, very chic. Kita bisa duduk di dalam atau di luar. kalau di luar bisa lihat ke pyramide. Para waitress nya muda, kece dan keren2 gayanya. Konon, yang jadi waitress disitu adalah struggling models yang lagi nyari job :)

Mulai kepanasan

Ntah knapa banyaaakk banget turis domestik sejak kmrn. Rupanya mrk libur long weekend.

Jalan melewati Seine river dari Louvre ke Musee d' Orsay

Kalau mau ke Louvre, sebaiknya memang dari pagi hari. Untuk melihat semua lukisan dan object arts yang ada, dibutuhkan minimal 3 jam.

Seine river.. bbrrrr dingin

Di museum terbesar di dunia ini, kita ga hanya bisa lihat lukisan2 karya Van Gogh, Picasso, serta Monalisa-nya Leonardo Da Vinci, tapi kita juga lihat patung2 kreasi Michaelangelo dan perupa lain. Ini kunjungan saya kedua kali dalam hidup ini ke Louvre. Tapi rasanya masih pengen lagi in the future.

Musee d' Orsay

Dari Louvre saya berjalan kaki melewati sungai Seine, menuju Musee d’ Orsay. Mayan jauh lho jalannya ini. Nyebrang sungai lewat jembatan.

I loooove Musee d’ Orsay. Di jaman baheula museum ini adalah stasiun kereta api. Sudah pernah nonton film karya Martin Scorsesse nominasi Oscar 2012, Hugo? Nah settingnya adalah di Musee de’ Orsay jaman dulu. Disitu lukisan2nya Impresionisme. Kayak Manet dan Monet. Seru banget and I really looovveee the building.

Anyway, udara meski bulan Mei tapi masih dingiiinn. Angin juga masih kencang. Jadi saya mengenakan atasan seperti tunik tapi bahan jersey, celana jins skinny (dengan dalemnya ada stocking), broques shoes, trench coat dan scarf tutul. Scarf tutul saya pilih biar ga bosen karena trench coat saya warnanya polos coklat tua, jadi biar ada sedikit pop up color gitu :p..

Restoran yang ada di dalam Musee d' Orsay saja keren banget!

I did my hair diiket atas, ‘asal-asalan’ look. Cepol ini so French. Women’s French hair itu memang ga rapi look nya. Kalau tergerai dan keriting, dibiarkan saja begitu. Sementara kalau drambut mereka diiket, diiket tinggi keatas biar ga ketiup2 angin.

Besok pagi saya akan ke Versailles Palace.

 

 

Share Our Post

  • Delicious
  • Digg
  • Newsvine
  • RSS
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Twitter

Related Posts

Comments

There are no comments on this entry.

Add a Comment