Skip to content.

May 13, 2012 | Paris

Packing for 10 days Paris vacation

Besok malam saya berangkat ke Paris. Tapi sampai sekarang visa masih belum keluar heheheheh..

Jumat sore lalu saya sudah telp TLS Contact itu menanyakan status visa saya, mas nya bilang Senin pagi saya langsung datang saya ke kantor mereka untuk cek. Kalau belum ada disuruh ke kedutaan Prancis. Tapi biasanya kedutaan Prancis sudah tahu kalau saya pergi besok malam berarti besok seharian visa harus sudah ada di tangan saya.

Isi koper

Untuk 10 hari liburan ini, saya memilih beberapa potong busana berikut: (Saya sesuaikan juga dengan udara bulan Mei dua minggu kedepan di Paris yang kisarannya mulai 18-5 derajat celcius)

Harus diingat juga, meskipun masih dingin tapi ini udah musim Spring menuju Summer. Jadi jangan bawa coat tebal atau scarf wool.

– 5 potong celana (miu miu skinny denim, Peter Piloto black cotton cigarette, Paul Smith velvet printed palazzo, Ann Demeulemeester wool grey palazzo & Urban Outfitter red skinny).

Busana Spring

– 6 atasan (dua yang garis2 lengan panjang (Jean Paul Gaultier & Zara), 1 Paul Smith polos gradasi kuning motif+hitam lengan panjang, 1 hitam pendek no brand, blus tanpa lengan tie dye dari Purana, 1 hitam turtle neck tipis keluaran H&M, 1 kaos putih polos).

Note: Kaos putih polos/kemeja putih polos sungguh sangat berguna untuk traveling.

– 1 dress hitam jersey lengan panjang Isabel Marant.

– 3 cardigans (1 kuning fitted panjang medium dari Uniqlo, 1 motif checkers panjang hingga betis no button H&M, 1 Zara knit cardigan lebar tanpa button)

– 5 Scarfs. I’m obsessed with scarf. Dunno why. (2 motif tutul berwarna no brand beli di outlet di Bandung, 1 hermes bermotif pink tua, 1 tie dye, 1 oranye ada bintik2 kecil bintang dari J Crew). Scarf2 itu semua beda ukuran dan beda bahan. Sehingga bisa saya ‘mainkan’ nanti.

Yellow cardigan

– 2 belts (1 hermesĀ  stripes, 1 dolce&gabbana brown). No black. Why? Coklat itu lebih keren dibanding hitam. Karena bisa masuk ke busana apa saja.

– 1 Jaket kulit Zara TRF. Ada bulu nya di bagian kerah, tapi bulu ini bisa dicopot.

– 1 Blazer hitam longgar beli di thrift store di LA.

I dunno why, tapi tiap pergi ke suatu Negara, saya cenderung packingnya jadi label designer asal Negara tersebut :p

– 2 shoes (Tod’s yellow flat ballerina, 1 brown loafer)

– 2 skirts (Marni motif lucu banget berpotongan lebar untuk mengesankan musim Spring/Semi, dan 1 Antonio Marras black semi brocade stretch pencil utk dinner cantik di malam hari).

Loafer

– 2 suitcase (including 1 koper RImowa utk di bagasi, 1 koper Rimowa untuk di cabin karena saya akan sehari ke Doha dulu jadi di cabin itu saya masukkan 1 potong busana untuk udara panas di Doha, Qatar).

-2 handbags (1 Chanel small black chain cross body untuk pergi malam hari dan ke museum, 1 Givenchy nightingale abu2 ukuran besar untuk perjalanan di pesawat dan ke luar kota Paris seperti ke Versailles Palace biar bisa bawa minuman dan roti kecil).

Note: Sebaiknya untuk traveling di musim Fall/Winter atau Spring, pilih tas yang model tote yang ada tambahan strap nya, satchel atau messenger/cross body. Why? Karena kita akan selalu mengenakan jaket/coat dan kalau bawa tas shoulder yang pas dibagian ketiak, akan bikin bagian bahu jaket kita jatuhnya di tubuh jadi terlihat tidak bagus.

– 1 payung kecil (karena disana suka hujan, menurut ramalan cuaca).

– 1 kamera polaroid. Suami saya yg bawa kamera benerannya.

– 4 stockings/leggings all from H&M (blacks n purple)

– 1 Burberry reversible bucket hat.

 

 

Share Our Post

  • Delicious
  • Digg
  • Newsvine
  • RSS
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Twitter

Related Posts

Comments

There are no comments on this entry.

Add a Comment