Skip to content.

June 10, 2012 | Paris

Eiffel Tower

Eiffel

Biasanya, kalau orang ke Paris, melihat Eiffel Tower memang wajib hukumnya. Tapi, biasanya foto2 dari luar saja sepuasnya. Dari semua angle. Baik itu view dari Trocadero, atau turun di stasiun kereta Champs de Mars.

The lift bisa menampung sekitar 30 orang sekali jalan.

Tapi jarang yang naik keatas Towernya. Apalagi bila berkunjung ke Paris pakai tur yang waktunya terbatas di tiap tempat. Why? Ya karena antre lah yaww..

Naik

Antre untuk menuju Eiffel Tower ini memang ampuun deh. Panjaanngg. Makanya saya sama sekali ga pernah minat untuk naik keatas. Tokh liat sekitarnya di bawah udah cukup.

Jadii waktu suami saya mentioned mau naik keatas, of course lah males banget gue ngikut. Karena selama 9 hari di Paris ini, udah 2 kali kita mampir Eiffel untuk foto2. Jadii otomatis muka

Sampai pelataran pertama

saya manyun lah pas dia mentioned mau balik lagi untuk naik keatas tower. Tapi yaa gimana ya ga mungkin juga dia sendirian naik. Meski sambil agak menggerutu dalam hati karena hal ini merupakan buang2 waktu saja.

Love this view

Alhasil, kita antre berdiri 2 jam, yes, 2 freaking hours!!!! to get to the locket, beli ticket (yang naik lift) dan untuk sekalian pintu masuknya. See, buang2 waktu kaann? 2 jam bisa dipakai untuk dinner dan ngopi2 santai di daerah lain. Kata orang2, mending antre menuju tower di pagi hari karena less crowded meskipun pada kenyataannya gak juga deh. Tapi saat itu kita pilih jam 8 malam untuk mulai antre (dgn alasan kali aja less crowded eeh tapi gak juga). Dan baru dpt giliran naik lift keatas pada pukul 10 malam. zzzzzzzz….

A little bit of narcism..

Sacre Cour keliatan. Hhmm was it Sacre Cour?

Untuk naik ke tower ada 2 cara. Naik lift itu atau bisa juga jalan kaki naik tangga! Trust me, yg milih naik tangga banyaaakk lho ternyata, saya ga nyangka deh. Turis2 Eropa dan Amerika biasanya yang milih naik tangga.

Kita naik ramai2 sama turis2 lain. Nah, emang nasib saya juga, sejak bulan Maret-Juli, lift untuk naik ke Tower hanya 1. Karena yang 2 lagi rusak lagi maintenance. Biasanya 2. Mungkin kalau ada 2 liftnya, antrenya cuman sejam kali yee..

boljug 'fotografer' gue :p

Anyway, saya hanya beli tiket untuk berhenti di pelataran pertama, alias bukan puncaknya Eiffel. Why? karena suami saya tercinta itu sebenernya ada phobia tinggi bok! (gggrrrr) tapi dia teteeeuup mau naik cuman ga mau sampai puncaknya.

Lampunya nyala

Anyway, kalau untuk ke puncak Eiffelnya bayar nambah lagi. Jadi lift akan berhenti di 2 tempat. Pelataran pertama dan puncaknya Eiffel.

Pas nyampe pelataran pertama itu, saya yang tdnya manyun jadi jadi ga manyun lagi. Saya lihat kota Paris dari berbagai sisi…tertegun…BAGUS BOK!!!! hi hi hi..

Apalagi saat itu matahari baru tenggelam. Jadi saya lihat Paris dari pas masih terang sampai gelap. Sampai

Seine river. Cantik kalau gelap

towernya dinyalain lampunya.

This is how you do your hair in Paris just like Parisian.

Love love love…

Nah udara ga jelas saat itu. Saya pakai terusan hitam dan legging transparan tapi tetap bawa scarf ringan (dimasukkan ke tas) dan jaket kulit. Karena pas diatas, udara dingin karena anginnya.

Berhubung konstruksi Eiffel itu keren banget kan, jadi saya langsung menyalurkan ke-narciss-an dengan berpose di berbagai sudut n angle.

Kesimpulan: candid picture biasanya lebih terlihat keren dibanding kita berfoto sengaja pose. Coba deh.

 

Pilih model legging yang seru untuk tampilan lebih seru.

My personal photographer took this

Yuhuu

quite unusual angle. Love it :)

 

 

 

 

Share Our Post

  • Delicious
  • Digg
  • Newsvine
  • RSS
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Twitter

Related Posts

Comments

There are no comments on this entry.

Add a Comment