Skip to content.

October 20, 2011 | Los Angeles

Downtown LA and all about foods.

the sign

Di hari ke 4 saya memutuskan untuk pergi ke downtown LA. Daerah ini isinya gedung2 tinggi, financial district, fashion district, ada Walt Disney Concert Hall yang terkenal itu, dan ada Union Station (stasiun kereta api) yang sering dipakai syuting film, dan tentunya gedung Staples Centre yang super terkenal. Kandangnya LA Lakers.

Untuk menuju downtown LA dari daerah Melrose harus naik mobil. Saya dianterin sama Indra, Ketua Permias itu lagi.

Daerah itu feel nya sama lah kayak di daerah Wall Street di NY, dengan gedung2 tinggi, sepi, karena kebanyakan gedung perkantoran.

Tiba2 saya melihat plang tulisan Grand Central Market. Langsung saya bilang sama Indra untuk mampir. Kita parkir di suatu tempat, trus jalan kaki ke Market itu. Indra yang sudah 7 tahun di LA mengaku kalau dia jarang jalan kaki disitu and he enjoyed it. :p

Trus kita masuk ke Grand Central Market itu, yang saya yakin turis2 yang pakai tur ga mungkin mampir kesitu. Isi orang2nya ga fabulous (of course) kayak di daerah Rodeo or Melrose, tapi I love the authenticity yang muncul disitu.

Staples Centre

Disitu saya terkesima. Bangunannya keren. Isinya kayak pasar tapi bersih. Isinya, semua orang Hispanik jualan Mexican food, boba (bubble milk tea ala hispanik), tamales, burrito, tacos, fruits, dll, dll. Tentu saja saya langsung menuju satu stall yang keliatannya rame dikunjungi orang2 lokal disitu.

Saya pesen paket tacos. Sangat authentic makanan disitu, berikut orang2nya. Indra, sekali lagi, selama 7 tahun mengaku baru 2 kali ke Market itu.

Inside Grand Central Market

Oh ya interupsi, biasanya kalo ke Amrik, makanan yang saya cari adalah makanan Mexico dan segala latin food, serta Thai food. Karena di Jakarta kan ga ada makanan Hispanik gitu, kecuali Amigos yang jadul di Kemang atau Hacienda di Plaza Senayan Arcadia yang saya sesekali datengin karena cukup pricey. Sementara ntah kenapa Thai food disini selalu beda rasanya sama Thai food di Jakarta.

Jadi, berhubung LA dulunya bagian dari Mexico, otomatis yang saya inginkan tiap hari ya makan makanan itu. Dan disini beragam pula harganya. Ada yang murah kayak di Grand Central Market itu, atau yang dining di restoran-restoran.

Super authentic

Setelah itu, kami menuju daerah Melrose lagi untuk anterin saya pulang ke Santa Monica. Nah, otw ke Santa Monica, tiba2 mata saya tertuju pada bangunan lucu bertuliskan Papa Christos Greek Restaurant. Langsung saya minta Indra stop disitu untuk dinner.

Menu Papa Christos

Selain makanan Hispanik, saya juga cinta banget sama makanan Yunani. Menurut saya, makanan Yunani merupakan makanan paling sehat sedunia, selain makanan Jepang yang raw.

Ternyata oh ternyata, pas masuk gedung Papa Christos, ternyata resto itu merupakan resto Yunani paling terkenal di LA. Karena disitu juga dijual groceries import dari Yunani.

Tempatnya luas, dan disekeliling dinding dipasang poster2 pulau2 di Yunani. Daan yang menarik, ada satu poster dari film My Greek Fat Big Wedding, trus ada tanda tangan aktris Nia Vardalos nya pula :p

Nia Vardalos was here

Kami pesan paket kebab yang ada roti pita nya dan grill terong.

Indra, sekali lagi, yang udah 7 tahun di LA dan belum pernah sekalipun ke tempat itu, takjub dan seneng banget sama makanan yang kita pesan. OHMYGOD dagingnya enaaaaaaaaaakkkkk banget. Grill terongnya juga enak. Pokoknya kalau ke LA harus makan disitu.
Pas mau pulang, eeehh kita bertemu dengan si Papa Christos yang ternyata mungil orangnya :p tapi lucu deh baik.

Udara cukup enak. Jadi saya hanya pakai atasan lengan panjang bahan jersey tipis, dengan celana jins. Tinggal pakai jaket kulit (karena udara suka tiba2 drop jadi dingin) atau bisa juga kardigan kalau Anda lebih ingin leluasa bergerak lagi.

Belt besar yang ditaro di pinggang dari Fendi ini, sungguh sangat klasik bisa dipadankan dengan apa saja. Saya beli di toko namanya INA, sebuah toko consignment store gitu di daerah Soho, New York (wajib dikunjungi kalo Anda bepergian ke NY). Ini belt yang sudah lama saya cari tapi habis dan eeehh akhirnya nemu juga, dengan kondisi superb tapi harganya sudah setengah lebih murah dari harga barunya :p

Yummeeehhh

 

Bersama Papa Christos

 

 

Share Our Post

  • Delicious
  • Digg
  • Newsvine
  • RSS
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Twitter

Related Posts

There are no related posts on this entry.

Comments

There are no comments on this entry.

Add a Comment